Artikel

Peluncuran Satelit Nusantara Satu / PSN VI

Rencana PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) meluncurkan satelit baru untuk Indonesia tak lama lagi akan segera terealisasikan. Perusahaan menargetkan satelitnya yang bernama Nusantara Satu bakal diluncurkan pada Februari 2019.

Satelit yang semula bernama PSN VI ini merupakan satelit pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi high throughput satellite (HTS) dan electric propulsion generasi terbaru. Dengan kedua teknologi tersebut, satelit Nusantara Satu diklaim memiliki bobot yang ringan dan mampu memberikan layanan internet berkecepatan tinggi.

Menurut Direktur Utama PSN Adi Rahman, satelit Nusantara Satu adalah solusi dari mereka untuk membantu memasok internet ke seluruh Indonesia. Kehadiran satelit internet berkecepatan tinggi ini diharapkan mampu mendorong pemerataan akses teknologi digital.

“Peluncuran satelit Nusantara Satu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan internet domestik dan mengurangi digital gap di Indonesia. Kita berupaya agar setiap warga Indonesia memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk mencapai tingkat kesejahteraan hidup yang lebih baik di mana pun mereka tinggal,” ucap Adi dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (23/1).

PSN menargetkan satelit Nusantara Satu meluncur pada Februari 2019. Satelit akan dibawa oleh roket Falcon 9 dari SpaceX dan diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, AS.

Waktu peluncuran satelit Nusantara Satu ini sedikit tertunda dari jadwal yang seharusnya. Sebelumnya, PSN pernah menargetkan satelit ini mengorbit di luar angkasa pada akhir 2018.

“Mundurnya waktu peluncuran itu sudah biasa, tetapi kita harus memperhatikan kemunduran yang bisa diantisipasi. Kami mengharapkan sekitar (tanggal) 18 malam atau 19 pagi (Februari 2019),” kata Adi.

Satelit Nusantara Satu nantinya akan dioperasikan dan dikelola oleh anak usaha PSN, yaitu PSN Enam Indonesia, yang didukung pendanaanya dari lembaga kredit ekspor Kanada, Export Development Canada (EDC). Sementara perusahaan teknologi AS, Space System Loral (SSL), dipilih menjadi produsen satelit.

Direktur Utama PSN, Adi Rahman. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)

Spesifikasi dan slot orbit satelit Nusantara Satu

Satelit Nusantara Satu menggunakan platform SSL-1300 140 dengan usia desain selama 15 tahun. Ia memiliki 52 transponder yang terdiri dari 38 transponder C/Ext-C Band dan 8 spotbeam Ku-Band dengan total kapasitas hingga 15 Gigabits per second (Gbps).

Cakupan C/Ext-C Band satelit Nusantara Satu meliputi wilayah Asia Tenggara, sementara Ku-Band meliputi seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari 8 spot beam pada sistem HTS.

Bobot satelit pada saat peluncuran sebesar 4.735 Kilogram dan memiliki Spacecraft Power (EOL) sebesar 9.985 Watt.

Setelah meluncur, satelit Nusantara Satu akan ditempatkan di slot orbit 146 derajat Bujur Timur, tepat di atas Papua, Indonesia. Satelit milik PSN ini akan dikendalikan di Satellite Control Center yang berlokasi di Jatiluhur, Purwakarta.