Artikel

Resmi, Harga Patokan Batubara untuk Kelistrikan Akan Tetap US$ 70/Ton

Tanggal terbit: 20-11-2019

duniatambang.co.id – Komoditas batubara di pasar global masih belum stabil begitu pula dengan pasar batubara domestik. Meskipun demikian pada bulan November 2019 ini, Harga Batubara Acuan (HBA) naik tipis 2,2 % dibandingkan bulan Oktober lalu. Berdasarkan catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) HBA saat ini di level US$ 66,27 per metrik ton.

Sebagai informasi, produksi batubara di Indonesia selain untuk kegiatan ekspor juga diperuntukkan untuk kebutuhan domestik salah satunya untuk pembangkit listrik. Pemerintah juga memiliki wewenang dalam menentukan patokan harga batubara tertinggi untuk sektor kelistrikan.

Baru-baru ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi akan mempertahankan kebijakan patokan harga tertinggi batubara yang diperuntukkan kebutuhan kelistrikan yaitu sebesar US$ 70 per metrik ton. Harga ini dipertahankan pemerintah dengan pertimbangan agar terciptanya stabilitas biaya pokok produksi listrik yang berujung pada stabilitas tarif listrik.

Selain fokus untuk mempertahankan stabilitas harga batubara pada sektor kelistrikan. ESDM juga akan mengevalusai kembali kebijakan alokasi batubara khusus untuk sektor kelistrikan atau Domestic Market Obligation (DMO). Sejauh ini kebijakan DMO batubara untuk sektor kelistrikan adalah sebesar 25% dari total produksi batubara Indonesia, kemungkinan kedepannya alokasi batubara pada sektor kelistrikan akan tetap pada level 25%. Kondisi pasar pada komoditas batubara yang masih labil tidak akan mempengaruhi pasokan batubara untuk kebutuhan energi listrik hingga tutup tahun 2019 ini, sehingga PLN masih bisa bernafas lega.

Kebijakan ESDM untuk mempertahankan harga patokan batubara tertinggi pada sektor kelistrikan pun juga disambut baik oleh PLN.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Hazred Umar Fathan

 

https://duniatambang.co.id/Berita/read/411/Resmi-Harga-Patokan-Batubara-untuk-Kelistrikan-Akan-Tetap-US-70Ton