ArtikelOlahraga

UPNVY Sukses Munculkan Bibit Pesilat Muda Potensial

SLEMAN, Radar Jogja – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mendominasi perolehan medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi X Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta (UPNVY). UNJ yang menurunkan duatim berhasil mengumpulkan total 12 medali emas, tujuh perak, dan lima perunggu. Kedua tim UNJ ini tampil dominan baik di nomor tanding maupun di nomor seni.

Tim UNJ A menempati posisi pertama pada klasemen akhir perolehan medali. Mereka mengumpulkan sembilan medali emas, lima perak, dan dua perunggu. Kemudian disusul tim UNJ B yang mengumpulkan tiga medali emas, dua perak, dan tiga medali perunggu. Keberhasilan UNJ ini mengulangi prestasi mereka pada edisi sebelumnya. Pada posisi juara umum ketiga, ada Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Mereka sukses meraih total dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu.

Salah satu pelatih kontingen UNJ Eko Novian Saputro mengungkapkan persiapan yang dilakukan para pesilatnya sudah cukup lama. Apalagi ajang Kejurnas Pencak Silat tersebut sempat mundur dari jadwal semula. ”Ajang ini kan awalnya mau diselenggarakan di akhir 2019, tapi baru terlaksana sekarang,” katanya
kepada Radar Jogja kemarin (13/2).

Keberhasilan kontingen UNJ ini menjadi sejarah baru pada ajang Kejurnas Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi. Sebelumnya, rekor medali emas terbanyak yang berhasil didapatkan adalah sebelas medali emas. ”Ini sejarah baru bagi kami, pada kejuaraan tahun ini juga kali pertama kami bisa kirim dua tim,” jelasnya.

Setelah berlaga di ajang kejurnas ini, para pesilat asuhannya akan kembali berlatih keras. Dalam beberapa bulan ke depan mereka akan menghadapi sebuah turnamen di level Asia Tenggara.

Selaku tuan rumah kejuaraan, UPNVY sukses menggelar kejurnas ini. Semua pihak sudah berusaha sangat keras demi suksesnya ajang tingkat nasional ini. Kontingen UPNVY menurunkan dua tim dari 50 kontingen yang ikut serta.

Ketua Panitia Kejurnas Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi UPNVY Yoga Saputra menjelaskan ada perubahan jadwal pada ajang tersebut. Sebelumnya kejurnas itu direncanakan akan berakhir pada tanggal 16 Januari yang lalu. Namun, babak final bisa digelar lebih cepat lantaran jumlah peserta yang tidak
sesuai dengan target awal. ”Awalnya kami targetkan 500 peserta. Tahun ini ada 344 peserta tapi itu sudah meningkat jika dibandingkan dengan kejurnas sebelumnya pada 2017 diikuti 258 pesilat,” kata Yoga.

Yoga menyatakan, kejurnas ini berjalan dengan lancar. Ia mengakui memang ada protes dari beberapa atlet maupun pelatih yang kurang puas dengan keputusan wasit. ”Namun itu wajar dan masih bisa diatasi,” jelas mahasiswa jurusan Ekonomi Pembangunan di UPNVY tersebut. Menurut Yoga, UPNVY dinilai
sukses dalam gelaran Kejurnas Pencak Silat Piala Presiden Antar Perguruan Tinggi X kali ini. Selain jumlah peserta naik, fasilitas yang digunakan pun telah diupgrade dan memenuhi standar nasional. Cedera yang dialami berkurang 80%, karena persiapan atlet yang matang, dan sigapnya tim medis. ”Peserta tertib dan antusiasnya lebih besar dibanding penyelenggaraan sebelumnya, penonton dari luar peserta pun membludak, terutama di babak semifinal dan final,” ujar Yoga.

Secara teknis, kata Yoga, semua berjalan lancar dan tepat waktu sesuai jadwal. Tim juri dipilih yang kompeten dari perkumpulan wasit Pencak Silat Jateng-DIJ. Terbukti, relatif tidak ada komplen dan protes dari peserta terkait hasil pertandingan. ”Sebagian peserta memanfaatkan ajang kejurnas ini sebagai persiapan menuju Pomnas dan PON XX. Yang paling membanggakan, kejurnas ini bisa memunculkan wajah-wajah baru atlet Pencak Silat muda yang berprestasi dan potensial di  masa depan,” ungkap Yoga.

Kejurnas ke XI pada 2022 nanti, kata Yoga, ada wacana untuk naik kelas ke tingkat Internasional, walaupun untuk itu masih dibutuhkan persiapan yang lebih panjang dan matang. Kejurnas ini, ke depan akan terhitung ke dalam Simkatmawa Belmawa Kemenristekdikti. ”UKM Pencak Silat UPNVY, menyongsong Kejurnas 2022 ke depan akan mempersiapkan sejak dini, dengan menciptakan bibit atlet baru dari UPNVY, dan ingin sukses tidak hanya dalam hal penyelenggaraan saja,” tutur Yoga. (kur/din/er)